Showing posts with label artikel Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label artikel Kesehatan. Show all posts

TIPS MENGURANGI LEMAK DIPERUT

Wednesday, February 24, 2010

Belakangan ini banyak waktu akhir pekan yang anda habisakan untuk menghadiri resepsi kerabat dan keluarga. Tanpa sadar andapun banyak mengkonsumsi makanan enak berlemak tinggi. Sebelum tumpukan lebak bertambah, apalagi bagi anda yang tidak aktif bergerak, sebaiknya anda mengimbanginya dengan melakukan latihan khusus perut. Hanya dengan meluangkan waktu beberapa menit anda dapat mengurangi lemak diperut sehingga tampak lebih kencang dan ramping.

Yang perlu diingat adalah bahwa anda harus selalu menahan perut kedalam selama latihan ini agar perut tidak menonjol keluar.

Latihan 1 –Sit Up

Mulai berbaring dengan lutut ditekuk, telapak kaki rata di lantai, letakkan tangan dibelakang kepala dengan siku menghadap keluar. Angkat kepala dan bagian belakang badan atas sejauh mungkin dari lantai dengan mengandalkan otot-otot perut, bukan lengan. Siku tidak bergerak, tetap dibelakang. Turunkan badan sedikit tetapi jangan sampai menyentuh lantai. Lakukan paduan gerakan 1 dan 2 sebanyak 20 kali.

Latihan 2 – Menggapai kaki

Letakkan lengan kanan dibelakang kepala untuk menyangga. Gapailah lutut dengan tangan kiri, tarik lalu kendurkan. Lakukan sebanyak 15 hitungan.

Latihan 3 – Lutut ke dada

Mulai dengan kepala rileks kembali ke lantai. Peluk lutut erat-erat ke dada dan tahan selama 10 hitungan. Posisi ini terutama bermanfaat untuk melemaskan organ-organ tubuh wanita.

Latiihan 4 – sit up dengan kaki diatas

Mulai dengan menaikkan kedua kaki kearah langit-langit, lutut agak ditekuk sedikit, tangan dibelakang kepala dan siku kebelakang. Angkat kepala dan badan atas menggunakan otot-otot perut, bukan dengan lengan. Kemudian, kendurkan punggung sedikit tetapi jangan sampai kepala atau bahu menyentuh lantai. Lakukan kedua gerakan ini 20 kali. Angkat lebih jauh lagi, julurkan lengan melalui kaki yang terangkat, jaga agar lutut tetap agak dtekuk, lakukan: angkat, kendur, angkat, kendur sebanyak 30 hitungan…

Semoga bermanfaat bagi anda…

Read more...

MEWASPADAI BATUK LEBIH 2 MINGGU

Monday, January 25, 2010

Batuk adalah reaksi pertahanan tubuh untuk melindungi paru-paru. Gejala ini perlu diwaspadai, apalagi bila berlangsung lebih dari dua minggu. Kenali pula secara cermat berbagai kondisi yang menyertainya, misalnya batuk berdarah.

Refleks pertahanan

Menurut dr Pradjna Paramita, MD, FCCP, batuk adalah gerak refleks atau reaksi otomatis pertahanan tubuh untuk melindungi paru-paru. Bila ada benda asing ikut masuk sewaktu menghirup udara lewat saluran pernapasan, maka otomatis kita akan batuk untuk menghalaunya. Begitu pula bila saluran napas terangsang, misalnya, oleh adanya lendir atau dahak, maka kita juga akan batuk.

Prosesnya adalah, waktu zat pengganggu mencapai reseptor (simpul saraf afferent) batuk di hidung, tenggorokan, atau dada, reseptor tersebut akan menyampaikan pesan ke pusat batuk di otak, yang memberi sinyal supaya tubuh batuk.

Setelah kita menghirup udara, epiglotis (struktur tulang rawan yang bentuknya mirip lidah, menggantung pada laring, dan berperan mencegah masuknya makanan ke saluran napas ketika menelan) serta pita suara akan menutup rapat. Dengan demikian, udara dalam paru-paru terjebak.

Otot perut dan dada akan berkontraksi secara kuat sambil menekan sekat rongga badan. Pada akhirnya, pita suara dan epiglotis membuka dengan tiba-tiba sehingga udara yang terjebak itu meledak keluar.

Sebagai refleks pertahanan tubuh, batuk dapat terjadi akibat beberapa hal, misalnya tersedak makanan atau cairan serta iritasi asap dan debu. Semprotan pewangi ruangan, insektisida, cat, atau bahan kimia lain, juga makanan dingin, suhu dan udara, baik dingin maupun lembab dapat pula menyebabkan batuk.

Kurang dua minggu

dr Mita, begitu spesialis paru dari RSPAD Gatot Subroto ini akrab disapa, menyatakan bahwa batuk yang menyerang orang sehat akibat lingkungan semisal asap rokok, pewangi ruangan atau lainnya, biasanya hanya berlangsung beberapa menit. Bila gangguan dari lingkungan berlangsung lama, maka hal itu bisa menyebabkan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Gangguan ISPA bisa berbentuk radang hidung (misalnya pilek), radang tenggorokan, hingga radang tonsil (amandel).

Batuk karena tenggorokan teriritasi sumber polusi atau terkena bakteri atau virus yang menjadi gejala ISPA merupakan gangguan kesehatan sederhana atau lumrah dijumpai sehari-hari. Normalnya, hal ini berlangsung kurang dari dua minggu. Namun, bila dibiarkan sampai kronis atau berlangsung lebih dari dua minggu, ISPA bisa menyebabkan infeksi paru-paru (pneumonia). Ini yang harus diwaspadai.

Bila hanya batuk, pilek, flu, amandel, hal itu biasanya tidak terlalu berbahaya. Namun, bila sudah disertai napas cepat dan sesak atau bunyi mengi, keluar dahak berwarna keruh, kuning atau hijau, coklat, abu-abu, apalagi bila ada darah, lalu ditambah nyeri di dada dan suhu tubuh meningkat yang berlangsung lama dan batuk lebih dari dua minggu, pemeriksaan yang lebih intesif perlu segera dilakukan.

Batuk yang tidak sembuh-sembuh sampai lebih dari dua minggu kemungkinan merupakan gejala TBC atau asma," katanya. @ Kompas.com

Read more...

PENGOBATAN JANTUNG BAWAAN

Wednesday, January 20, 2010

Rasa khawatir dan cemas tentu bakal membayangi jika kerabat atau kita sendiri menderita sakit dalam waktu yang lama. Kondisi tersebut juga dialami para penderita penyakit bawaan sejak lahir yang antara lain disebabkan virus, kekurangan vitamin dan faktor keturunan.

Apalagi dengan mobilitas yang tinggi, gaya hidup tidak sehat, penurunan kualitas dan pencemaran lingkungan menjadi pemicu munculnya kelainan atau penyakit bawaan bayi.

Bibir sumbing, kelainan struktur tulang sampai penyakit kronis seperti, jantung, leukimia, serta down's syndrome adalah beberapa contoh penyakit yang dapat diderita sejak lahir.

Jika tidak cepat ditangani dengan metode operasi ataupun metode medis lainnya, penyakit jantung bawaan akan berdampak secara fisik dan psikologis. Dan seiring bertambahnya waktu, penderita akan terbebani karena fisiknya tidak sehat dan mengganggu aktivitas. Sementara secara psikologis, pengidap penyakit jantung  bawaan umumnya dapat dengan mudah merasa malu atau minder dalam bersosialisasi.

Saat ini sudah ada metode alternatif yang dapat membantu pengobatan secara medis untuk penyakit jantung bawaan dan penyakit bertulang dada cekung atau pectus excavatum. Salah satu rumah sakit yang menawarkan metode baru dalam tindakan operasi adalah Sanghai Yodak Carcio-Thoracic Hospital China.

Pusat pengobatan jantung bawaan invasi minimal Internasional ini mempunyai teknologi muktahir dalam membantu merawat penderita penyakit jantung tanpa membuka dada. Teknologi yang dikembangkan memlalui pengobatan intervensi berinvasi minimal dan menjalankan operasi menggunakan teropong dada.

Sementara untuk jenis operasi dengan menggunakan teropong dada juga akan membantu usaha pengobatan pasien jantung bawaan dan berdada cekung (pectus excavatum). Metodenya melalui empat bedahan kecil pada dinding dada dan dokter memonitor melalui kamera televisi.



Dikutip dari : Harian Kompas (klasika)

Read more...

BAHAYA KANKER KELENJAR TIROID

Monday, November 2, 2009

Dalam tubuh manusia, ditemukan berbagai macam kelenjar dengan beragam fungsi, salah satunya kelenjar tiroid yang terdapat di leher. Kelenjar ini menghasilkan hormon tiroid yang berfungsi mengendalikan kecepatan metabolisme fungsi kimia tubuh.

Gangguan berupa munculnya tumor ganas pada kelenjar tiroid patut diwaspadai karena dapat memicu terjadinya kanker tiroid. Orang dalam rentang usia 7-20 tahun dan 40-50 tahun berpeluang cukup tinggi untuk menderita penyakit ini. Sementara itu, jumlah penderita wanita lebih besar dua kali lipat daripada pria.

Penyebab kanker tiroid berhubungan dengan orang yang sering melakukan terapi penyinaran dikepala, leher, dada, kekurangan yodium, pembengkakan pada kelenjar tiroid, serta berhubungan denga kebiasaan merokok. Riwayat keluarga yang menderita kanker tiroid dan gondok menahun, juga dapat menjadi faktor resiko kanker tiroid.

Tanda klinis dari kelenjar tiroid yang berpotensi kanker dengan terlihat benjolan dileher, benjolannya keras tetapi tidak terasa sakit. Beberapa pasien mengalami beberapa gejala seperti suara serak, sesak napas dan kesulitan menelan.

Untuk membantu mendiagnosa kanker kelenjar tiroid dapat dilakukan melalui scanning yodium radioaktif, USG, dan CT atau MRI. Pemeriksaan patologi tumor, dapat menjadi diagnosa terakhir.

Pengobatan yang umum dilakukan untuk kanker kelejar tiroid adalah melalui tindakan operasi. Tindakan ini dapat dipilih oleh penderita pada stadium awal. Akan tetapi operasi masih memiliki resiko dan beberapa efek samping. Pengobatan dengan radioisotope yodium 131 terhadap kanker kelenjar tiroid dapat menstabilkan kondisi kankernya. Sementara, kemoterapi kurang efektif terhadap pengobatan kanker tiroid.

Modern Hospital GuangZhou china menerapkan metode berupa: pisau radio partikel, mematikan sel kanker yang memiliki efek samping yang kecil; pisau Ar-he (crysurgery); terapi kekebalan biologi modern; terapi superconducting genetic, mencegah penyebaran sel kanker keseluruh tubuh; dan terapi herbal. Berdasarkan keadaan pasien menetukan terapi melalui makanan, perpaduan makanan dengan herbal, serta memberi bimbingan terapi psikologis dan olahraga rehabilitasi.

Metode pengobatan baru diatas lebih aman, tepat sasaran, berefek samping minimal. Dengan kemajuan dalam bidang kedokteran dapat membantu meningkatkan kualitas hidup pasien.




Artikel ini diambil dari Harian Kompas klasika
source gambar : indomp3z.us dan takute91.blogspot.com

Blog ini mengikuti kontes SEO astaga.com lifestyle on the net

Read more...

FAKTOR PENAMBAH KEPUASAN BERCINTA

Wednesday, October 28, 2009

Tak bisa dipungkiri, kepuasaan bercinta memberikan pengaruh yang cukup besar dalam mewujudkan keharmonisan keluarga. Bayangkan jika setiap kali bercinta, anda tak merasakan kepuasaan dari pasangan anda??

Memang ada beberapa pasangan bisa menerima situasi seperti ini, namun jika terjadi terus menerus, tentu tidak bisa menjamin hubungan bakal mulus-mulus saja, bukan?? Kemungkinan terburuk, akan terjadi perselingkuhan karena anda tak bisa memberikan "servis" yang baik untuk pasangan anda.

Situasi seperti ini ternyata tidak mengenakkan dan akan menjadi beban psikis tersendiri. Menurut seksologi dr.Naek L tobing, kepuasan dalam berhubungan seksual tidak hanya dipengaruhi oleh namanya foreplay maupun teknik bercinta saja, tetapi oleh banyak factor. Apa saja itu?? Berikut penjelasannya…

1.Perasaan Cinta


Aktivitas seksual yang dilandasi perasaan cinta pasti memberikan kenikmatan dan kepuasaan yang berbeda ketimbang dilakukan atas dasar pemenuhan nafsu belaka.
Anda pun pasti akan lebih rileks dan nyaman saat melakukannya bukan? Aktivitas seksual yang dilandasi perasaan cinta dan kasih saying bahkan memiliki hubungan timbal balik yang positif bagi keharmonisan kehidupan rumah tangga. Dengan bercinta, mereka bisa menunjukkan perasaan cinta dan sayangnya. Bisa dengan pelukan atau ciuman hangat yang dilanjutkan dengan hubungan seks.

2.Stamina

Tanpa dukungan tenaga dan kondisi tubuh yang sehat, maka kepuasaan seks tak akan maksimal. Jangankan mendapat kepuasaan, untuk memunculkan hasrat seksual pun sangat sulit jika kondisi tubuh tidak prima, apalagi dalam keadaan sakit. Ingat, melakukan hubungan seksual sama halnya dengan berolahraga yang bisa menghabiskan banyak kalori dan tenaga. Maka tak heran, jika usai berhubungan seks anda akan merasa lelah da mengantuk. Karena itu, jagalah selalu stamina anda berdua agar selalu fit.

3.Sikap

Ada beberapa orang yang menganggap aktivitas seks bukanlah hal yang penting dalam kehidupan pernikahan, sementara yang lain beranggapan sebaliknya. Pihak yang tidak menganggap penting tentu saja membuat pandangannya tentang aktivitas seksual menjadi berbeda. Kepuasaan akan lebih mudah tercapai jika kedua belah pihak sama-sama memiliki pandangan yang sama bahwa seks adalah sesuatu yang penting dalam kehidupan pernikahan.

Artikel ini dikutip dari tabloid Nyata
picture source : www.kaskus.us

Read more...

ABOUT KIDNEY CANCER SYMPTOMS

Friday, October 23, 2009

World level, the number of kidney cancer in the category of urinary tract cancer ranks second only to bladder cancer. These cancers are more common in the age of 40 upwards, with the highest percentage of 40-60 years of age. But this time, kidney cancer can strike any person with a variety of ages ranging from 3-4 years early age, young and in old age at 80-90 years. Incidence of kidney cancer in men and women are not equal, the ratio of men more than double the women.

The main causes of kidney cancer is generally associated with the environment. Environmental pollution, in the form of exhaust fumes can also be influential. The second factor of the internal factors of self can also be influential, such as diet, lifestyle and smoking. WHO data even mention that, overweight or obesity is also one of the symptoms cause significant cancer. In addition, genetic factors or descendants also have a role in causing this cancer.

Symptoms of kidney cancer at an early stage so that the lighter difficult to find. Symptoms will appear at an advanced stage when the tumor grows large can look like, hematuria, or blood urine, arising lump and pain.

Diagnosis for kidney cancer can be performed using ultrasound or CT-scan/MRI, and urine examination. Lastly, can also perform biopsy to confirm diagnosis.

Treatment for primary kidney cancer is surgery because it can lift up keakarnya cancer. However, this action is difficult and risky for patients with end-stage. For the method of radiotherapy and chemotherapy is less able to provide maximum results in the treatment of kidney cancer, so the operation and treatment bioterapi has an important role.

Modern Hospital Guangzhou has a few new methods in the treatment of cancer. The method is as follows: Multi-Radio Frequency Ablation of cancer cells to burn to death right on target; Therapy Cryosurgery-freezing the cancer cells; knife radio-Planting particles intended kesasaran seed particles with lethal cancer tissue; immune therapy of Modern Biology and Genetic Therapy superconducting-way treatment which has the maximum development; Intercurrent Local Transaterial Chemotherapy; combination of East-West medicine. Based on the state of the disease must also be accompanied by a combination therapy with herbal diet, psychological therapy and exercise.

New treatment methods mentioned above is more secure, effective, safe, minimal side effects, with maximum results and almost no side effects. This method helps improve the quality of life of patients.

Read more...

ANTISIPASI AWAL KANKER ESOFAGUS

Monday, October 19, 2009

Kanker esofagus termasuk kanker yang banyak dijumpai. Kanker ini yang menyerang saluran cerna yang berada pada tenggorokan yang menghubungkan rongga mulut dengan lambung. Didunia setiap tahun terdapat 310.000 kasus baru penderita kanker esofagus. Wanita lebih kerap mengalami gangguan ini dibandingkan dengan pria, dengan perbandingan 2:1. kanker esofagus ini lebih banyak terjadi pada orang dewasa, biasanya terjadi pada usia diatas 35 tahun dan pada usia 60 merupakan persentase tinggi.

Yang mudah menderita kanker esofagus adalah mereka yang memiliki gangguan sistem pencernaan, mempunyai riwayat keluarga yang menderita kanker esofagus dan kanker lambung, serta ada peradangan kronis dan polyp dibagian esofagus.

Orang yang mengkonsumsi minuman keras terus menerus, perokok aktif juga rentan terkena kanker esofagus. Untuk pola makanan yang kita asup pun dapat menjadi pembawa bibit kanker esofagus, seperti mengkonsumsi makanan fermentasi atau telah lama berjamur.

Sesuai dengan perkembangan kanker esofagus tersebut akan timbul gejala-gejala seperti, susah menelan seperti tersumbat dan timbul rasa sakit, tulang dada belakang terasa sakit, dan kurang nyaman disaluran esofagus. Selain rasa sakit didaerah dada dan saluran pernafasan, juga timbul rasa sakit diperut bagian atas.

Untuk pemeriksaan terhadap kanker esofagus berupa, X-ray barium meal, CT-Scan, esophagofibero-scope, dan endoscopy kemudian bisa langsung melakukan pemeriksaan biopsy untuk memastikan diagnosa kanker esofagus.

Pada umumnya pengobatan kanker esofagus stadium awal adalah dengan operasi. Untuk kanker esofagus stadium akhir dan terjadi pada saluran esofagus bagian atas, pilihan utama pengobatannya adalah dengan radioterapi dan juga kemoterapi.

Modern Hospital GuangZhou, cina menerapkan metode baru untuk membantu pengobatan terhadap kanker esofagus yaitu dengan metode gabungan timur-barat, menggabungkan beberapa metode yang tepat sasaran, aman, efek samping minimal, dan hasil maksimal.

Metodenya berupa : Terapi Photodynamic, dengan sinar laser untuk mematikan sel kanker esofagus, penanaman partikel seed dengan proses radiasi untuk mematikan sel kanker esofagus, dan tidak berefek terhadap jaringan disekitarnya. Metode pengobatan lainnya dengan penyangga esofagus untuk mencegah penyumbatan yang disebabkan oleh kanker esofagus, transarterital intercurrent local chemotheraphy, therapy immune dan superconducting genetic theraphy, dan pengobatan herbal. Selain itu, diterapkan terapi psikis dan olahraga untuk membantu proses pengobatan, disamping metode-metode terapi yang dijalankan.

Untuk mendapatkan hasil pengobatan terhadap kanker esofagus yang lebih maksimal, sebaiknya dilakukan dengan metode pengobatan yang tepat serta usaha dari dokter dan pasien penderita kanker esofagus.

Artikel ini dikutip dari Harian Kompas klasika

Blog ini mengikuti kontes SEO astaga.com lifestyle on the net

Read more...

Kenali Gejala Batuk Anda

Saturday, October 17, 2009

Salah satu keluhan yang sering diungkapkan pasien saat kedokter adalah gejala batuk. Sebenarnya batuk bukan penyakit, gejala ini merupakan gerakan refleks-reaksi otomatis dari tubuh untuk melindungi paru-paru jika ada benda asing yang masuk (selain udara) atau akibat suatu rangsangan pada saluran pernapasan. Penyebab bisa akibat lendir dan benda asing seperti makanan, debu, asap, dan sebagainya. Batuk dapat menjadi gejala suatu penyakit atau reaksi tubuh terhadap iritasi ditenggorokan.

Batuk dapat dikategorikan menjadi 2 jenis batuk, yaitu batuk berdahak dan batuk kering (tidak berdahak). Satu tambahan lagi, batuk yang terjadi karena alergi, yang sering terjadi karena perubahan cuaca. Menurut dr.Gusmiawaty, Product Executive Sea-Quill, ciri-ciri ketiga batuk diatas tidak sama. “Hal inilah yang sering tidak disadari oleh orang yang mengalami batuk, sebelum pergi memeriksakan diri kedokter”.


Batuk berdahak memiliki ciri ada lendir ditenggorokan. Sedangkan batuk kering biasanya tenggorokan terasa kering dan gatal, disebabkan oleh luka, dan pada akhirnya bisa menjadi radang tenggorokan. Untuk gejala umum batuk alergi adalah batuk berdahak disertai dengan pilek. Jika ditelaah kembali, batuk alergi memiliki faktor pemicu seperti alergi terhadap dingin dan debu. Apabila dihilangkan faktor pencetusnya, misalnya untuk penderita alergi dingin dengan pergi kedaerah panas, batuknya tidak akan terjadi.

DiIndonesia umumnya, jika orang menderita batuk, pertolongan pertama didapat dengan membeli obat batuk diapotik terdekat untuk membatu menanggulanginya. Dan obat yang dibeli terkadang tidak sesuai dengan ciri batuk yang dialami. Hal ini membuat manfaat obat itu menjadi tidak efektif, sebaiknya mengenali ciri batuknya termasuk jenis yang mana, dan membeli obat batuk yang sesuai, dan apabila terus berlanjut selama tiga hari sampai satu minggu, disarankan untuk pergi kedokter.

Obat batuk terus berkembang dengan munculnya variasi baru obat batuk yang mampu membantu mengurangi gejala dari batuk berdahak, kering dan alergi sekaligus. Obat batuk umumnya memiliki kandungan antibiotik untuk mematikan kuman. Tetapi jika pemakaian tidak benar, yaitu mengkonsumsi secara berlebihan dapat membuat kuman menjadi kebal terhadap antibiotik. Obat batuk yang mengandung antibiotik alami dari herbal adalah untuk mengurangi efek samping dari antibiotik kimia.

Bahan alami untuk rasa sirup (pada obat batuk sirup) sebaiknya terdiri dari bahan pelarut yang bebas gula dan alkohol, karena jika dikonsumsi dalam jangka waktu panjang ditakutkan akan menjadi pemicu diabetes. Selain efek sedatif (mengantuk) yang muncul dari obat batuk, ada juga efek yang tidak membuat mengantuk, cukup dengan efek relaksasi supaya badan terasa lebih santai. Dalam memilih jenis obat batuk, cermati dahulu gejala yang terjadi dan pilihlah obat batuk yang sesuai manfaatnya.

Artkel ini dikutip dari Sebuah Majalah Indonesia

Blog ini mengikuti kontes SEO astaga.com lifestyle on the net

Read more...

METODE BARU PENANGANAN KANKER PARU-PARU

Thursday, October 15, 2009

Kanker paru paru merupakan salah satu jenis kanker ganas yang menyebabkan banyak kematian. Dalam kurun waktu setahun, sekitas 1,3 juta orang menderita kanker ini. Persentase penderitanya pun semakin meningkat jumlahnya dari tahun ke tahun, dan ironisnya, semakin banyak jumlah anak muda dan produktif yang menderita penyakit ini.

Perokok aktif memegang persentase yang paling tinggi yang mengakibatkan kanker paru-paru. Rokok memang banyak mengandung zat beracun yang dapat memicu tumbuhnya sel-sel kanker dalam paru-paru.

Biasanya, orang yang menderita kanker ini menyadari penyakitnya ketika sudah memasuki stadium akhir. Gejala-gejala yang biasa ditimbulkan adalah batuk berdarah, suara serak, dan berat badan yang turun drastis. Apabila sudah memasuki stadium lanjut, biasanya kanker ini akan menyebar ke organ lain.

Penanganan kanker paru-paru biasanya melakukan operasi, kemoterapi, dan radioterapi. Karena penderita yang datang kebanyakan sudah berada pada stadium akhir, maka penanganan yang paling tepat adalah kemoterapi. Kemoterapi mempunyai efek samping yang biasanya diderita pasien, seperti gangguan pencernaan dan metabolisme tubuh.

Saat ini telah ada metode baru pengobatan kanker paru-paru, yaitu pengobatan terpadu. Pengobatan terpadu merupakan suatu gabungan pengobatan timur dan barat. Pengobatan ini menggunakan metode pengobatan barat tetapi menambahkan metode timur untuk mengurangi efek samping yang ditimbulkan pengobatan barat. Metode baru ini bisa anda dapatkan di Modern Hospital Guangzhou China.

Terapi ini antara lain; Terapi kanker Modern dengan membuat kanker “kelaparan”; Penyumbatan Pembuluh Darah Kanker dan terapi Kanker Modern yang meningkatkan efek dan mengurangi Racun; Tranasrterial Intercurrent Local Chemotherapy, Terapi Crysurgery; Teknologi Modern pisau Ar-he dengan “Pendingin” kanker, Multi Radiofrequency Ablation (RFA); Terapi “pembakaran” kanker, pisau Radio Partikel; Senjata Nuklir Modern yang disebut Pisau Radio Partikel, Terapi kekebalan biologi Modern; Dentric cell (DC) vaccine, dan Terapi Kanker Modern dengan pemanasan-Terapi Hyperthermia.



Artikel ini dikutip dari Harian Kompas Klasika

Read more...

WASPADAI GEJALA KANKER NASOFARING

Sunday, October 11, 2009

Tumor ganas dihidung dan dibagian kepala dapat menyebabkan kanker, yang dikenal dengan istilah kanker nasofaring. Penyakit yang terjadi dibagian hulu kerongkongan yang berhubungan dengan hidung ini dapat dipicu oleh beberapa faktor, seperti faktor keturunan, pola hidup tidak sehat, serta sering mengkonsumsi makanan yang diawetkan seperti ikan asin dan daging asin.

Persentase penderita kanker nasofaring berhubungan erat dengan geografis dan ras. Tidak menutup kemungkinan penyakit ini dapat menyerang orang dari ras lain, termasuk indonesia, dengan jumlah perbandingan penderita antara pria dan wanita 4:1 dan sering diderita pada usia 30-60 tahun.

Tanda klinis dari kanker nasofaring stadium awal tidak terlalu jelas. Pada tanda klinis dari kanker nasofaring stadium sedang dan akhir dapat terjadi gejala seperti mimisan, vertigo, hidung tersumbat, telingan berdengung. Gejala lain kanker nasofaring berupa penglihatan tidak jelas, demam, dan setelah terjadi penyebaran kelenjar getah bening dileher, akan terlihat jelas. Pemeriksaan terhadap kanker nasofaring adalah CT-Scan, pharyngorhinoscopy, dan biopsy, serta pemeriksaan darah dengan virus EB (IGA/VCA dan IGA/EA).

Pengobatannya sendiri didasarkan atas pembagian stadium dan jenis sel kankernya. Untuk itu, sebagian tindak pengamanan, penderita harus memilih rumah sakit yang tepat dan khusus menangani kanker, kemudian harus mencari metode pengobatan yang tepat.

Metode lama yang relatif efektif adalah kemoterapi dan radioterapi. Sementara, berdasarkan penelitian beberapa tahun, saat ini ada beberapa metode baru untuk membantu mengatasi kanker nasofaring. Seperti yang diterapkan di Modern Hospita Guangzhou, china yaitu penanaman partikel seed- menanamkan partikel seed secara lokal di nasofaring yang bertujuan untuk mematikan sel kanker, terapi photodynamic, terapi superconducting genetic, terapi immune dan pengobatan herbal. Metode pengobatan baru tersebut diatas lebih aman, tepat sasaran, aman, efek samping minimal, dan hasil maksimal. Metode ini dapat membantu meningkatkan kualitas hidup pasien.


Artikel ini dikutip dari Harian Kompas Klasika

Read more...

ARTIKEL PENGHASIL UANG

  © Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia Wild Birds by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP