Showing posts with label Magazine. Show all posts
Showing posts with label Magazine. Show all posts

BANGKITKAN SUASANA RUMAH MELALUI LAMPU

Wednesday, October 21, 2009

Pencahayaan yang tepat akan membuat suasana rumah terlihat lebih “hidup”. Oleh sebab itu, tidak heran jika banyak orang memperhatikan pemilihan lampu yang tepat. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat anda perhatikan ketika memilih lampu.

Pertama, sesuaikan model lampu dengan konsep rumah. Sebagai contoh, jika rumah anda memiliki konsep modern minimalis, sebaiknya anda menggunakan lampu dengan konsep yang sama. Sebab, jika anda menggunakan lampu dengan konsep yang berbeda dengan rumah, maka ruangan akan terlihat tidak harmonis.

Kedua, pilihlah lampu yang berkualitas. Memilih lampu seperti ini, memang bukan perkara gampang. Agar lebih mudah, sebaiknya anda memilih jenis-jenis lampu dengan merek yang sudah terpercaya kualitasnya. Selain itu, anda pun dapat ikut serta dalam gerakan hemat energi, dengan menggunakan lampu yang hemat listrik.

Ketiga, pilihlah lampu sesuai dengan kondisi lingkungan. Jenis dan model lampu memang bermacam-macam. Jika andan memasang lampu yang tepat pada tempat yang tepat, maka lampu akan terjaga keawetannya. Sebagai contoh, untuk bagian luar, sebaiknya anda meletakkan lampu yang berbahan stainless steel, aluminium, atau besi yang sudah dicat antikarat.

Keempat, pilih warna cahaya lampu yang tepat. Sebagai contoh, lampu dengan cahaya kekuningan mampu membangkitkan suasana yang hangat dan romantis. Lampu jenis ini cocok digunakan diruang tidur atau ruang santai. Sementara, lampu dengan cahaya terang dan putih cocok digunakan ditempat kerja.

Read more...

Real Estate Investing Tips

Friday, October 16, 2009

The following collection of real estate investment tips may be some things that you already know. Nothing. There will be some you’ve never heard before, too, and in each case, sometimes we need to be reminded of what we know.

1. Finding an agent with the right experience. When selling real estate, around and see what else is sold in the same area. Look particularly at the agent’s name signs. Agent whose name appears the most in your neighborhood will likely best know how to price and market your property. You can also do this by looking through real estate guide to find people who can be active agents in your area, or the type of your property.

2. Making low offers correctly. When making a low bid that could offend a seller, let him know that it was not personal, that is just what you need to make a deal work for you. You can include a list of concerns or things that you need to fix, to justify a lower price. If you have a choice in a situation like this, maybe it’s better to let the agency without your bids now. This can be difficult for sellers to hear you say something bad about the property directly. List of concerns is less personal, and tends to offend him – which makes it more likely that he will seriously consider your bid.

3. Search for “extra” opportunity. When flipping a house, you may usually find fixer uppers that can only be “put in a good shape” and sold for a decent profit. But if there is “extra” opportunities other investors do not see, you can create more. These are things like a full basement that can be converted into living space, or attic space that can be made into a bedroom or office, or many additional that can be separated and sold without reducing the value of the house much.

4. What to do when the rental price will not generate cash flow. People often buy a rental house, duplex, and even four-plexes to house, thinking they are “investments” as well. They pay according to their personal values, so that these properties can far exceed the price at which they will generate cash flow. Apartment building, on the other hand, according to the price of one thing more than another: net income. Lessons? When you can not create cash flow with a small rented, thinking bigger.

5. How to find motivated sellers. Real estate investors will often talk about the importance of “motivated seller,” but how did you find them? When searching for newspaper classified ads, pay attention to the words. “Need to sell,” “Must sell,” and “Do look at all offers,” is the usual indicators, but you can see the ads as well rent. “Must have a good job,” may indicate a tired landlord tenant and ready for sale. Search county records out-of-state owner is another way.

6. Do not rely on appreciation. If you are planning to increase the value of real estate as the main way to make profit, you are speculating, not investing. Drops in the values recently in many areas show flaw in this strategy, but also keep in mind that the transaction costs can reach 10% of the sales price, so you should have a big increase in value just to break even. Enjoy the appreciation as a bonus, but buy based on cash flows, plans to increase the value (fix and flip), or other well-thought-out plan for profit. This is probably the most important real estate investment tips.


This Article Is copy from Real Estate Info

Read more...

BERBURU KUALITAS DARI SEORANG GURU

Sunday, October 11, 2009

Indonesia memang dikenal sebagai negara yang memiliki banyak sumber daya alam. Namun, ironisnya, kita masih kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang andal. Nah, disinilah faktor guru berperan penting dalam mendidik generasi-generasi muda yang tangguh di masa depan.

Tak dapat dimungkiri, pendidikan dapat menjadi modal dasar untuk memajukan bangsa ini. Melalui pendidikan yang berkualitas, negara kita pun mampu bersaing dikancah internasional.

Berbicara pendidikan yang berkualitas, tentu membutuhkan guru yang berkualitas juga. Menurut Wendy Armunando Head og Professional Development Programmes Sampoerna Foundation Teacher Institute, guru yang berkualitas adalah guru yang dapat mengajar secara dua arah, mengerti karakteristik semua siswa dikelas, paham mengenai manajemen kelas, dan mampu memanfaatkan teknologi.

Namun, sayangnya belum semua guru memiliki kualitas yang sama. Apalagi, masih ada anggapan bahwa profesi guru bukanlah profesi yang menjanjikan di masa depan. Padahal, seperti kita ketahui, kini profesi guru mulai menjadi primadona. Hal ini sejalan dengan maraknya sekolah-sekolah seperti sekolah nasional plus yang tentunya menawarkan penghasilan yang plus juga. Selain itu, pemerintah pun telah menyediakan anggaran dana sebesar 20% di APBN dibidang pendidikan. Belum lagi dengan intensif atau tunjangan dari pemerintah daerah masing-masing.

Melihat kondisi tersebut, Sampoerna Fondation mendirikan sekolah untuk guru yaitu Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) yang juga disebut Putera Sampoerna School of Education (SEE).

Ternyata profesi guru merupakan profesi yang menjanjikan dimasa depan. Apalagi profesi guru adalah profesi yang mulia. Jadi, kini saatnya menciptakan generasi yang tangguh melalui guru-guru yang berkualitas.

Artikel ini dikutip dari Harian Kompas Klasika

Read more...

BILL GATES ADA DIBALIK BANK ANDARA

Bill & Melinda Gates Foundation melalui Mercy Corps International membidik lini bisnis lembaga keuangan mikro dengan memberikan layanan jaringan berbasis teknologi informasi yang dijalankan oleh PT.Bank Andara.

Mercy Corps International sebelumnya mengakisisi 68% saham yang saat itu bernama Bank Sri Pharta senilai US$.34,34 juta. Dengan porsi dana sebesar US$.19,4 juta diantaranya bantuan dari yayasan Bill Gates itu.

Selanjutnya, Mercy menggandeng International Finance Corporation (19,9%), The Hivos Triodos Fund (17,45%) dan Catholic Organizations for Relief dan Development Aid (10,6%). Adapun pemilik lama I Wayan Gatha, menguasai 11,89%, sedangkan porsi Mercy sendiri saat ini menguasai 40,16%. Pemegang saham baru juga menunjuk Paulus Wiranata, mantan dirut BPTN, menjadi Direktur Utama Bank Andara.

Manajemen baru Bank Andara kemungkinan merombak sasaran lini bisnis dari bank retail menjadi konsen pada penyaluran kredit pada lembaga keuangan mikro (LKM) atau wholesale. Yang kini Bank Andara memiliki dana permodalan sebesar Rp.135,9 miliar.


Dikutip dari : Harian Bisnis Indonesia

Read more...

FRIENDSTER.COM INCAR SLI

David Jones, Vice President Global Marketing Friendster, mengatakan sudah saatnya pelayanan jejaring sosial di Friendster bukan terbatas pada komunikasi dering (online) saja. Dalam waktu dekat akan menyediakan calling card ditujuh negara pertama diantaranya Indonesia, AS, Inggris, Kanada, Filipina, Malaysia dan Singapura. Dan akan diteruskan kenegara-negara lainnya.

Friendster loop calling card tersebut dipasarkan bagi seluruh pengguna Internet termasuk 10 juta pengguna aktif situs jejaring sosial friendster.com yang sejak 6 tahun berdirinya situs tersebut sudah memosisikan komunikasi dan hubungan antarkeluarga dan antarteman sebagi pelayanan inti pengguna online friendster.

Sambungan langsung berbasis internet tersebut akan menjadi nilai tambah untuk mempererat hubungan komunikasi disitus jejaring sosial dengan mempertimbangkan aspek kedekatan dan hubungan emosi yang dihadirkan layanan suara itu.

Layanan tersebut disediakan friendster.com melalui kerjasama dengan mitra strategis IDT Corporation yaitu salah satu operator telekomunikasi international yang juga penyedia layanan prabayar dan kartu telepon isi ulang, sambungan lokal, jarak jauh dan layanan wholesale.

Friendster menggunakan tarif yang bervariasi yang dibedakan berdasarkan wilayah dan jenis sambungan biasa atau seluler yang bisa dilihat pengguna pada situs friendsterloop.com. Tarif dari Indonesia ke Madinah, Saudi Arabia misalnya mencapai Rp.3.032 permenit, dari Indonesia ke AS Rp.2.268,82 permenit dan dari Italia atau Belanda Rp.2.311,83 permenit.

Untuk menggunakan calling card itu, pengguna harus terdaftar disitus web loop dan memilih 10-digit PIN dan 4-digit kode keamanan yang akan di-dial setelah mendial akses sambungan langsung kenomor kode negara tujuan tersebut.

Di Asia, Friendster menjaring lebih dari 75 juta pengguna terdaftar dimana pengguna yang loyal sebagian besar tumbuh dari Asia, diantaranya Australia, China, Hong kong, India, Indonesia, Jepang, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Korea Selatan.

Read more...

CARA ANTISIPASI SIFAT PELUPA

Tuesday, September 15, 2009

Anda sudah belajar mati-matian. Ujian sebentar lagi berlangsung. Namun, tiba-tiba semua matra yang telah Anda pelajari, buyar begitu saja di hadapan kertas ujian. Hal ini terjadi karena sifat pelupa muncul pada saat-saat krusial.

Memiliki sifat pelupa memang menyebalkan. Biasanya sifat pelupa sering disematkan kepada orang-orang yang telah berusia lanjut. Namun, kini cukup banyak juga orang-orang muda yang memiliki sifat pelupa. Apalagi jika sifat ini muncul keyika Anda sedang menghadapi ujian.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, sebaiknya Anda tidak belejar ketika kondisi tubuh sedang lelah. Rasa lelah biasanya membust otak tidak dapat menerima ilmu pengetehuan dengan bener. Oeh sebab itu. Sebaiknya Anda beristirahat dulu sebelum melanjutkan belajar. Setelah kondisi tubuh terasa segar, barulah Anda dapat mulai belajar.

Selain itu, sebaiknya Anda pun tidak membiasakan diri melahap semua jenis pelajaran secara terus menerus. Aturlah waktu belajar secara efisien dengan beberapa jeda waktu untuk beristirahat. Sebab, jika anda memaksakan diri belajar berbagai macam materi tanpa istirahat, otak anda bisa-bisa terasa mau “meledak”.

Ya, bukan semakin pintar dan ingat, yang ada anda hanya akan pusing dengan berbagai macam materi yang berbaur jadi satu. Solusinya, untu memperlancar ingatan, cara praktisnya adalah dengan mengulang materi dan evaluasi. Selain itu, ketika sedang belajar, sebaiknya anda berkonsentrasi terhadap materi yang akan dipelajari.


Dikutip dari: Harian Kompas (klasika)

Read more...

ARTIKEL PENGHASIL UANG

  © Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia Wild Birds by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP